Tanya Islam Yuk

Situs yang menyajikan tulisan dan seputar islam dan realitas umat di tengah zaman yang terus berubah

Usai Motor Listrik, BGN Juga Anggarkan Rp 6,8 Miliar Hanya Untuk Beli Kaos Kaki

kepala badan gizi nasional (bgn) dadan hindayana mengamati karya foto dalam pameran “perjalanan gizi untuk indonesia” di antara heritage center, jakarta, selasa (19/8/2025).

Tanyaislamyuk – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan tajam setelah muncul laporan terkait penggunaan anggaran yang dinilai janggal dan cenderung tak masuk akal.

Program yang menyerap dana besar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu disebut memiliki sejumlah pos belanja yang memicu pertanyaan publik.

Project Multatuli mengungkap adanya pengeluaran yang dinilai tidak relevan dengan tujuan utama program untuk urusan perut ini.

Selain pengadaan kendaraan listrik yang mencapai triliunan rupiah, pembelian perlengkapan seperti kaus kaki juga menjadi sorotan.

“Jika benar anggaran ini adalah hasil penghematan, tidak seharusnya BGN menghambur-hamburkan anggaran untuk hal yang tidak perlu,” tulis Project Multatuli di laman resminya projectmultatuli.org, dikutip pada Selasa, 7 April 2026.

Anggaran MBG Bersumber dari Dana Pendidikan
Narasi pemerintah yang menyebut anggaran MBG berasal dari efisiensi pun turut dipertanyakan.

Berdasarkan data, anggaran program ini justru masuk dalam alokasi 20 persen dana pendidikan, bukan dari hasil penghematan anggaran sektor lain.

Hal ini memicu kekhawatiran karena berpotensi mengurangi porsi anggaran pendidikan.

Total Belanja Tembus Rp6,2 Triliun
Mengacu pada data dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), total belanja Badan Gizi Nasional (BGN) sepanjang 2025 tercatat mencapai Rp6,2 triliun.

Belanja tersebut dilakukan melalui berbagai mekanisme, mulai dari tender, pengadaan langsung, hingga pembelian melalui e-katalog.

Secara keseluruhan, terdapat 1.089 paket pengadaan yang terbagi ke dalam 23 kategori belanja.

Kendaraan dan Dapur Jadi Pos Terbesar
Dari hasil pengelompokan, pengeluaran terbesar berada pada sektor kendaraan, termasuk sewa mobil dan pembelian sepeda motor listrik, dengan nilai mencapai Rp1,39 triliun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About the Author

Hadir sebagai sumber inspirasi dan edukasi seputar ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Menyajikan konten ringan hingga mendalam tentang ibadah, akhlak, sejarah, serta fenomena kehidupan umat Muslim masa kini. Dengan pendekatan yang relevan dan mudah dipahami, website ini bertujuan menjadi ruang belajar, refleksi, dan penguatan iman bagi setiap pengunjung

Search the Archives

Akses terhadap liputan jurnalistik investigatif dan laporan-laporan terkini selama bertahun-tahun.