Tanya Islam Yuk

Situs yang menyajikan tulisan dan seputar islam dan realitas umat di tengah zaman yang terus berubah

Islam Sangat Memuliakan Wanita, Tapi Wanita-wanita Mesum ini Malah Ngikutin Trend Bodoh Sponge

whatsapp image 2026 06 05 at 09.23.39

Tanyaislamyuk – Di saat Islam begitu memuliakan wanita, menjaga kehormatannya, melindungi auratnya, dan menempatkannya pada posisi yang terhormat, justru muncul sebagian wanita yang dengan sadar memilih mengikuti tren-tren tidak bermoral yang merendahkan harga dirinya sendiri.

Salah satu yang belakangan ramai diperbincangkan adalah tren yang dikenal dengan istilah “sponge”. Tren ini menuai kontroversi karena dianggap mendorong perilaku yang tidak sesuai dengan nilai kesopanan, rasa malu, dan kehormatan yang selama ini dijunjung tinggi oleh masyarakat beragama.

Islam mengajarkan bahwa kemuliaan seorang wanita bukan terletak pada seberapa banyak perhatian yang ia dapatkan dari lawan jenis, bukan pula dari seberapa berani ia mempertontonkan hal-hal yang bersifat pribadi kepada publik. Kemuliaan wanita terletak pada ketakwaannya, akhlaknya, dan kemampuannya menjaga kehormatan dirinya.

Sayangnya, di era media sosial saat ini, banyak orang rela melakukan apa saja demi viral. Demi beberapa ribu likes, demi perhatian sesaat, bahkan demi keuntungan finansial, sebagian orang bersedia mengorbankan rasa malu yang seharusnya menjadi perhiasan dalam dirinya.

Padahal Rasulullah ﷺ pernah mengajarkan bahwa rasa malu adalah bagian dari iman. Ketika rasa malu mulai dianggap kuno, sementara perilaku vulgar dianggap sebagai kebebasan, maka yang hilang bukan sekadar norma sosial, tetapi juga nilai-nilai moral yang menjadi fondasi masyarakat.

Kritik terhadap tren semacam ini bukan berarti membenci wanita. Justru sebaliknya. Kritik tersebut lahir karena adanya kepedulian agar wanita tidak dijadikan komoditas hiburan, objek konsumsi publik, atau alat untuk meraih popularitas sesaat.

Wanita dalam Islam adalah sosok yang dimuliakan sebagai anak, dihormati sebagai istri, dan diagungkan sebagai ibu. Surga bahkan disebut berada di bawah telapak kaki ibu. Betapa tinggi kedudukan yang diberikan agama kepada wanita.

Karena itu, sangat disayangkan ketika sebagian wanita justru memilih mengikuti tren yang merendahkan dirinya sendiri. Ketika kehormatan ditukar dengan sensasi, dan harga diri ditukar dengan popularitas, maka yang tersisa hanyalah penyesalan setelah tren itu berlalu.

Dunia digital selalu menghadirkan tren baru setiap hari. Namun tidak semua tren layak diikuti. Sebab ukuran kebenaran bukanlah seberapa viral sesuatu, melainkan apakah ia mendatangkan kebaikan atau justru menyeret manusia kepada keburukan.

Maka pertanyaannya sederhana: jika Islam telah mengangkat derajat wanita begitu tinggi, mengapa masih ada yang rela turun dari kemuliaan itu hanya demi mengikuti tren yang belum tentu membawa manfaat apa pun bagi dirinya di dunia maupun di akhirat?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About the Author

Hadir sebagai sumber inspirasi dan edukasi seputar ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Menyajikan konten ringan hingga mendalam tentang ibadah, akhlak, sejarah, serta fenomena kehidupan umat Muslim masa kini. Dengan pendekatan yang relevan dan mudah dipahami, website ini bertujuan menjadi ruang belajar, refleksi, dan penguatan iman bagi setiap pengunjung

Search the Archives

Akses terhadap liputan jurnalistik investigatif dan laporan-laporan terkini selama bertahun-tahun.