Momen Haru! Para Calon Banser Tak Kuasa Menahan Air Mata Saat Disumpah dan Dinyatakan Sah Menjadi Banser

chatgpt image 31 jul 2026, 22.35.23

Tanyaislamyuk – Suasana penuh haru menyelimuti prosesi pengambilan sumpah anggota baru Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Sejumlah calon anggota tampak tidak mampu membendung air mata saat mengucapkan ikrar dan resmi dinyatakan sah menjadi bagian dari Banser.

Momen emosional tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian ramai beredar di media sosial. Dalam rekaman itu, beberapa peserta terlihat menangis sambil memeluk senior maupun rekan sesama anggota setelah prosesi pengukuhan selesai dilaksanakan.

Bagi banyak peserta, momen tersebut bukan sekadar seremoni. Perjalanan untuk menjadi anggota Banser membutuhkan komitmen, kedisiplinan, serta kesiapan mengemban amanah dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan Nahdlatul Ulama (NU).

Air mata yang tumpah pun dianggap sebagai bentuk luapan rasa syukur sekaligus kebanggaan setelah berhasil melewati berbagai tahapan pembinaan. Tak sedikit peserta yang mengaku teringat perjuangan panjang, dukungan keluarga, hingga berbagai tantangan yang mereka hadapi sebelum akhirnya resmi mengenakan atribut Banser.

Prosesi pengambilan sumpah sendiri merupakan salah satu tahapan penting yang menandai dimulainya tanggung jawab sebagai anggota Banser. Dalam ikrar tersebut, para anggota menyatakan kesiapan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, menjaga persatuan, serta mengabdi kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab.

Video tersebut juga menuai beragam respons dari warganet. Banyak yang mengaku ikut terbawa suasana melihat para peserta menangis haru. Sebagian menilai air mata itu menjadi simbol kesungguhan hati dalam menjalankan amanah yang baru mereka emban.

Namun, ada pula warganet yang mengingatkan agar momen tersebut dipahami sebagai ekspresi pribadi setiap peserta. Perasaan haru dalam sebuah prosesi pelantikan dapat muncul karena pengalaman, perjuangan, maupun makna yang dirasakan masing-masing individu.

Terlepas dari beragam tanggapan yang muncul, momen tersebut memperlihatkan bahwa sebuah proses pengabdian sering kali memiliki nilai emosional yang mendalam bagi mereka yang menjalaninya.

Semangat pengabdian, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab yang diikrarkan dalam prosesi tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan bermasyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About the Author

Hadir sebagai sumber inspirasi dan edukasi seputar ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Menyajikan konten ringan hingga mendalam tentang ibadah, akhlak, sejarah, serta fenomena kehidupan umat Muslim masa kini. Dengan pendekatan yang relevan dan mudah dipahami, website ini bertujuan menjadi ruang belajar, refleksi, dan penguatan iman bagi setiap pengunjung

Search the Archives

Akses terhadap liputan jurnalistik investigatif dan laporan-laporan terkini selama bertahun-tahun.