Tanyaislamyuk – Ketika Saudi menyatakan bahwa Makkah dan Ka’bah adalah tempat suci yang harus dilindungi, tentu muncul pertanyaan ketika publik melihat pertunjukan di Saudi dengan sebuah kubus hitam yang secara visual sangat menyerupai Ka’bah, lengkap dengan ornamen berwarna emas, sementara para penari tampil di sekelilingnya.
Lalu, ketika Saudi menuduh pihak lain mengancam atau mencoba menyerang Makkah, pertanyaan yang wajar adalah: mengapa simbol yang begitu identik dengan Ka’bah justru digunakan sebagai bagian dari pertunjukan hiburan di negeri yang sama?
Jadi, ‘siapa sebenarnya yang telah menyerang Ka’bah?’ Mengapa standar penghormatan terhadap simbol Ka’bah seolah berbeda ketika ancamannya datang dari luar dan ketika simbol yang menyerupainya digunakan dalam industri hiburan?












