Tanya Islam Yuk

Situs yang menyajikan tulisan seputar islam dan realitas umat di tengah zaman yang terus berubah

Tanya Islam Yuk

Situs yang menyajikan tulisan seputar islam dan realitas umat di tengah zaman yang terus berubah

PolitikViral

Geger! Mendikdasmen Abdul Mu’ti Sebut Banyak Anggota Dewan Pakai Ijazah Paket C

 

Abdul Muti Dok Pwmuco 67157a3f96a73

Tanyaislamyuk – Dilansir dari Tempo.co, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengeluarkan pernyataan yang cukup menarik perhatian soal latar belakang pendidikan para pejabat di Indonesia. Mu’ti mengungkapkan bahwa ternyata banyak anggota dewan, baik di tingkat pusat maupun daerah, yang merupakan lulusan pendidikan nonformal alias pemegang ijazah Paket C. Hal ini disampaikan sebagai bukti kalau jalur pendidikan kesetaraan sebenarnya punya kekuatan hukum yang sama dan tidak boleh lagi dipandang sebelah mata atau dianggap sebagai “pendidikan kelas dua”.
Pernyataan ini muncul di tengah pembahasan mengenai kualitas pendidikan nasional, di mana Mu’ti menekankan bahwa jalur nonformal seperti Paket C adalah solusi nyata bagi mereka yang tidak bisa menempuh jalur sekolah reguler karena berbagai faktor. Menurutnya, keberhasilan para lulusan Paket C menembus kursi parlemen membuktikan kalau standar kompetensi pendidikan kesetaraan sudah memenuhi kriteria untuk menjadi pemimpin rakyat. Namun, di sisi lain, hal ini juga jadi pengingat buat Kemendikdasmen untuk terus memperketat pengawasan dan kualitas proses ujiannya supaya ijazah tersebut benar-benar mencerminkan kemampuan intelektual pemiliknya, bukan cuma sekadar syarat administrasi buat nyaleg.
Guru 180720200202 810
Fenomena banyaknya anggota dewan lulusan Paket C ini seolah menampar stigma masyarakat yang selama ini hobi mendewakan sekolah formal favorit. Meskipun begitu, publik tetap kritis menyoroti apakah latar belakang pendidikan ini berpengaruh pada kualitas kebijakan yang mereka hasilkan atau tidak. Jadi, buat lo yang masih sekolah formal tapi cuma buat numpang tidur, mending sadar diri sebelum posisi lo disalip sama mereka yang lebih serius di jalur kesetaraan.
Gimana menurutmu?
apakah ijazah Paket C emang sudah cukup buat jadi modal mimpin rakyat, atau harusnya syarat pendidikan anggota dewan diperketat lagi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *