Tanyaislamyuk – Sebuah video yang memperlihatkan seorang perempuan yang baru pulang dari ibadah haji digendong saat turun dari mobil mendadak viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, dua pria terlihat mengangkat tubuh perempuan itu hingga masuk ke dalam rumah tanpa membiarkannya menginjak tanah.
Video singkat itu memicu beragam komentar warganet. Sebagian menganggapnya sebagai bentuk penghormatan kepada tamu Allah yang baru kembali dari Tanah Suci. Namun tidak sedikit pula yang mempertanyakan dasar tradisi tersebut yang masih dijalankan di sejumlah daerah di Indonesia.
Di balik viralnya video itu, tersimpan sebuah kepercayaan yang telah lama hidup di tengah masyarakat, khususnya di kalangan masyarakat Bugis di Sulawesi Selatan. Banyak warga meyakini bahwa seseorang yang baru pulang menunaikan ibadah haji sebaiknya tidak bepergian jauh, tidak banyak beraktivitas di luar rumah, bahkan dalam beberapa tradisi dianjurkan untuk tidak menginjak tanah selama kurun waktu tertentu.
Kepercayaan yang paling sering terdengar adalah masa “40 hari”. Dalam periode tersebut, jemaah haji dianggap masih membawa keberkahan dan kesucian setelah menyelesaikan rangkaian ibadah di Makkah dan Madinah. Karena itu, keluarga biasanya memberikan perlakuan khusus, termasuk menyambut kedatangannya dengan berbagai tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.
Di sejumlah kampung di Sulawesi Selatan, tradisi penyambutan jemaah haji memang memiliki corak yang unik. Ada yang menyiapkan prosesi khusus, ada pula yang menjaga agar sang jemaah tidak langsung menginjak tanah saat pertama kali tiba di rumah. Praktik ini lebih banyak dipandang sebagai bagian dari adat













