Tanyaislamyuk – O!Save mulai mencuri perhatian setelah gerainya bermunculan di berbagai wilayah Indonesia. Minimarket asal Filipina ini mengusung konsep hard discount, yakni memangkas biaya operasional agar dapat menjual kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih murah.
Di negara asalnya, O!Save berkembang pesat dari satu toko menjadi sekitar 750 gerai hanya dalam empat tahun. Kini, perusahaan mulai memperluas ekspansi ke Indonesia dan telah mengoperasikan sekitar 100 gerai hingga akhir 2025.
Meski demikian, jalan O!Save masih panjang. Hingga akhir 2025, Indomaret masih menjadi jaringan minimarket terbesar di Indonesia dengan lebih dari 24.000 gerai, disusul Alfamart dengan 21.120 gerai. Angka tersebut menunjukkan besarnya dominasi dua pemain utama di industri ritel nasional. Belum lagi adanya Koperasi Desa Merah Putih dengan target jumbo puluhan ribu gerai di Indonesia akan menambah saingan O!Save di RI.












