Tanyaislamyuk – Anggota Dewan Penasihat dari Partai Sanseito, Mizuho Umemura, menuai sorotan setelah menolak penyediaan lahan pemakaman bagi umat Islam di Jepang.
Dalam rapat Komite Kesehatan, Ketenagakerjaan, dan Kesejahteraan parlemen, Umemura beralasan bahwa Jepang merupakan negara yang hampir seluruh penduduknya menjalankan kremasi.
Ia menilai penyediaan lahan untuk pemakaman Muslim tidak tepat dan menyatakan bahwa warga asing yang ingin dimakamkan sesuai tradisi agamanya sebaiknya melakukannya di negara asal dengan biaya sendiri.
Pernyataan tersebut memicu perdebatan mengenai hak beragama dan perlakuan terhadap komunitas Muslim yang tinggal di Jepang.
Meski kremasi memang menjadi praktik pemakaman yang sangat dominan di negara tersebut, umat Islam membutuhkan penguburan jenazah sesuai ajaran agama mereka.
Jepang sendiri tidak memberlakukan larangan nasional terhadap pemakaman dengan cara dikubur, tetapi keterbatasan lahan dan penolakan masyarakat setempat membuat akses terhadap pemakaman Muslim masih menjadi persoalan. Bagaimana tanggapan kamu?











