Tanyaislamyuk – Seorang gadis berusia 10 tahun di Azerbaijan yang dikenal sebagai Karbalayi Khadijah menjadi sorotan setelah menyampaikan pesan tentang hijab di tengah polemik aturan seragam sekolah di negaranya.
Dalam video yang beredar di media sosial, Khadijah memperkenalkan dirinya sebagai putri Emin, yang disebutnya gugur sebagai martir. Ia menyatakan bahwa hijab merupakan kebanggaan baginya dan tidak menghalangi kecintaannya terhadap pendidikan, guru, maupun teman-teman sekelasnya.
Pernyataan tersebut muncul di tengah kontroversi perubahan aturan seragam sekolah di Azerbaijan. Kebijakan yang disahkan pada September 2026 itu tidak secara eksplisit menyebut larangan hijab, tetapi melarang pakaian yang dinilai bertentangan dengan prinsip pendidikan sekuler.
Sejumlah media internasional melaporkan adanya siswa dan guru berhijab yang ditolak masuk ke sekolah. Situasi tersebut memicu protes serta perdebatan mengenai kebebasan beragama, hak memperoleh pendidikan, dan penerapan prinsip sekularisme.
Kasus ini kembali mengangkat pertanyaan penting: bagaimana aturan sekolah dapat diterapkan tanpa mengabaikan hak siswa untuk memperoleh pendidikan?
Bagaimana menurut kalian? Apakah penggunaan hijab seharusnya menjadi penghalang bagi seorang anak untuk mendapatkan pendidikan? Sampaikan pendapat kalian di kolom komentar!











