Tanyaislamyuk – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali menjadi sorotan dunia. Sepanjang 2026, kebakaran meluas di sejumlah wilayah Sumatra, Kalimantan, hingga Papua, sementara api di lahan gambut dapat terus membara hingga bawah permukaan tanah.
Data Copernicus yang dilaporkan Reuters mencatat emisi karbon dari kebakaran Indonesia mencapai 19,7 juta ton metrik pada 1–7 September 2026, menyumbang lebih dari sepertiga emisi kebakaran global dalam periode tersebut dan menjadi yang tertinggi di dunia saat itu.
Asap kebakaran juga berdampak hingga Malaysia dan Singapura.











