Tanya Islam Yuk

Situs yang menyajikan tulisan dan seputar islam dan realitas umat di tengah zaman yang terus berubah

Puja Puji Gus Miftah Pada Presiden Prabowo Tapi Gak Sesuai Fakta

gus miftah

Tanyaislamyuk – Gus Miftah menyebut harga BBM tidak naik karena dua kapal Pertamina bisa melintasi Selat Hormuz saat mengisi pengajian akbar Halal Bi Halal di Pekijingan, Krasakageng, Sragi, Pekalongan pada 6 April 2026.

Namun fakta di lapangan menunjukkan dua kapal tanker milik Pertamina masih tertahan di Selat Hormuz di tengah situasi konflik kawasan yang berlangsung hampir dua bulan sejak konflik Iran dengan Israel dan Amerika Serikat.

Situasi Selat Hormuz disebut belum sepenuhnya normal akibat meningkatnya eskalasi global. Kondisi kawasan masih sensitif masa perang sehingga kapal yang melintas wajib mengikuti prosedur keamanan ketat yang ditetapkan otoritas Iran.

“Selat Hormuz saat ini tidak dalam kondisi biasa. Harus melalui beberapa protokol yang ditetapkan oleh pihak keamanan,” kata Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi di Universitas Paramadina, Jakarta Timur, Sabtu, 11 April 2026.

Boroujerdi menjelaskan kapal tanker dan cargo yang melintas wajib menjalani proses koordinasi dan negosiasi dengan pihak penjaga keamanan Iran untuk memastikan keamanan di tengah konflik yang belum sepenuhnya mereda. Ia menegaskan setiap kapal harus mengikuti protokol yang berlaku sebelum dapat melintas di kawasan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About the Author

Hadir sebagai sumber inspirasi dan edukasi seputar ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Menyajikan konten ringan hingga mendalam tentang ibadah, akhlak, sejarah, serta fenomena kehidupan umat Muslim masa kini. Dengan pendekatan yang relevan dan mudah dipahami, website ini bertujuan menjadi ruang belajar, refleksi, dan penguatan iman bagi setiap pengunjung

Search the Archives

Akses terhadap liputan jurnalistik investigatif dan laporan-laporan terkini selama bertahun-tahun.