Tanyaislamyuk – Secara psikologis, kehilangan orang tercinta menguras habis tenaga dan pikiran. Membiarkan mereka repot melayani pelayat sama dengan menambah beban di saat mereka paling butuh ditenangkan.
Islam hadir membawa solusi yang sangat berempati. Alih-alih minta dijamu, tetangga dan kerabatlah yang seharusnya memasak untuk keluarga duka.
Rasulullah ﷺ berpesan: “Buatkanlah makanan untuk keluarga Ja’far, karena sungguh telah datang perkara yang menyibukkan (kesedihan) kepada mereka.” (HR. Abu Dawud No. 3132).
Mari perlahan ubah kebiasaan ini. Jadilah pelipur lara yang membawa bantuan, bukan tamu yang menunggu dijamu.













