Tanyaislamyuk – Statistik yang sering kita lupakan: Masa tinggal kita di alam kubur jauh lebih lama daripada masa kontrak kita di dunia.
Dunia = ± 60-70 tahun. Alam Kubur = Bisa ribuan tahun.
Logikanya, tempat yang ditinggali lebih lama harusnya punya persiapan yang lebih matang, bukan? Jangan sampai kita menjadi orang yang “investasi” besar-besaran di tempat singgah, tapi “bangkrut” di tempat tujuan utama.
Sebagai gambarannya, Imam Nawawi sudah berada di dalam kubur kurang lebih 750 tahun. Sedangkan usia beliau hanya 45 tahun.
Imam Syafi’i sudah berada di dalam kubur kurang lebih 1200 tahun. Sedangkan usia beliau hanya 54 tahun.
Ternyata manusia akan hidup lebih lama di alam kubur daripada hidup di dunia, lalu kenapa kita tidak menyibukkan diri mencari perbekalan untuk hidup dalam kubur?.
Yuk, mumpung masih ada napas, kita cicil lagi bekalnya. Sedekahnya, shalatnya, dan kebermanfaatannya.













