Tanyaislamyuk – Mahmoud Basal, juru bicara Pertahanan Sipil Palestina, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa Israel menjatuhkan setidaknya 200.000 ton bahan peledak di Jalur Gaza. (Laporan Al Jazeera pada Oktober 2025)
Jumlah tersebut diperkirakan setara dengan sekitar 13 bom nuklir tipe Hiroshima yang dijatuhkan di wilayah sempit seluas kurang lebih 356 kilometer persegi.
Besarnya skala serangan itu disebut melampaui total bahan peledak yang digunakan Amerika Serikat selama perang di Afghanistan dan Irak selama 28 tahun jika digabungkan.
Namun di tengah kehancuran yang begitu besar, Gaza belum tunduk terhadap penjajahan. Warga Palestina terus bertahan dengan segala keterbatasan, menjaga harapan dan mempertahankan tanah mereka di bawah tekanan yang tak henti-hentinya. Keteguhan rakyat Gaza menjadi simbol perlawanan dan daya tahan kemanusiaan di tengah salah satu tragedi paling memilukan dalam sejarah modern.













