Tanyaislamyuk – Curhatan seorang warga di media sosial mendadak viral setelah mengeluhkan suara toa masjid yang dinilai terlalu keras.
Dalam unggahan pertamanya, ia mengaku sedang dalam kondisi kurang sehat dan kesulitan beristirahat karena suara azan yang terdengar cukup kencang hingga membangunkannya.
Tak berhenti di situ, pada unggahan berikutnya ia juga mengungkapkan kekesalannya karena setelah azan selesai, suara dari pengeras masih terdengar, sehingga membuatnya semakin terganggu.
Curhatan tersebut langsung memicu beragam reaksi. Ada yang memahami keluhannya sebagai kondisi pribadi, namun ada juga yang mengingatkan bahwa azan merupakan penanda waktu ibadah yang sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Sebagian warganet juga menyoroti pentingnya penggunaan pengeras suara yang bijak agar tetap menjaga kenyamanan bersama di lingkungan sekitar.
Perdebatan pun muncul, antara soal toleransi, kebutuhan ibadah, dan kenyamanan warga.
Kalau menurut kamu, bagaimana sebaiknya penggunaan toa di lingkungan agar tetap saling menghargai?













