Tanyaislamyuk – World Bank resmi menaikkan status Vietnam dan Philippines menjadi negara berpendapatan menengah atas (upper-middle income country).
Kenaikan status ini membuat jumlah negara ASEAN yang berada di kelompok berpendapatan menengah atas atau lebih tinggi bertambah menjadi lima, sekaligus berpotensi meningkatkan kepercayaan investor terhadap kedua negara tersebut.
Menurut Bank Dunia, Vietnam berhasil mencapainya berkat model pertumbuhan berbasis ekspor yang mendorong lonjakan ekspor lebih dari 15% pada 2024–2025, disertai pertumbuhan PDB sekitar 7–8% dan kenaikan pendapatan per kapita rata-rata 10% per tahun sejak 2021.
Sementara itu, Filipina naik kelas berkat pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di berbagai sektor, dengan rata-rata pertumbuhan PDB 5,8% per tahun dalam lima tahun terakhir sehingga mencerminkan transformasi ekonomi yang lebih luas, bukan hanya ditopang satu industri.
Pada 2025, pendapatan nasional bruto (GNI) per kapita Vietnam dan Filipina masing-masing mencapai US$4.970 dan US$4.850, melampaui ambang batas US$4.636 yang ditetapkan Bank Dunia untuk kategori negara berpendapatan menengah atas.













