Tanyaislamyuk – AS dan Malaysia tengah bersitegang usai sejumlah anggota Kongres AS mengkritik sikap Malaysia yang tetap mempertahankan kebijakan pembatasan terhadap Israel, termasuk larangan masuk bagi warga negara Israel.
Merespons tekanan tersebut, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan negaranya tidak akan mengubah pendirian. “Saya tegaskan pendirian negara bahwa kita tegas tanpa kompromi terhadap entitas haram Zionis Israel.
Kita memiliki kedaulatan dan selama saya di sini, saya akan pastikan pendirian kita tidak berubah sama sekali walaupun sebesar apa pun ancamannya!” tegas Anwar. Ia juga menegaskan Malaysia bukan negara yang bisa dijadikan “boneka” oleh kekuatan mana pun dan akan tetap mempertahankan sikapnya terhadap Israel, sembari memastikan hubungan ekonomi dan perdagangan dengan AS tetap berjalan baik.













