Tanyaislamyuk – Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI), Islah Bahrawi turut menyoroti fenomena pengibaran bendera yang semakin berani, apalagi saat momen Hari Kemerdekaan Indonesia.
Fenomena dimaksud yakni pengibaran bendera Bintang Bulan di Aceh, bendera Borneo Raya di Pulau Kalimantan, dan bendera Bintang Kejora di Papua.
Tokoh Nahdlatul Ulama asal Madura itu menilai, pengibaran bendera tersebut menjadi sinyal kekecewaan masyarakat kepada pemerintahannya.
Padahal kata dia, pengibaran simbol-simbol bendera tersebut selama ini menjadi sesuatu yang tabu dan sensitif untuk dikibarkan di Indonesia.
“Karena kecewa, warga Aceh minggu ini mengibarkan bendera kemerdekaannya. Borneo dan Papua juga. Sejak lama simbol2 ini tabu dan sensi utk dikibarkan di NKRI,” kata Islah Bahrawai dikutip Minggu (16/8/2026).
Karena itu, dia menilai ada sesuatu yang sangat aneh jika pemerintah atau aparat pemerintah terus menyuarakan optimisme tinggi di tangan pemerintahan saat ini.
Peringatan yang dipusatkan di Masjid Raya Baiturrahman itu berakhir ricuh ketika terjadi perselisihan antara masyarakat, dengan aparat keamanan terkait pengibaran bendera oleh masyarakat tersebut.













