Tanyaislamyuk – Kiai pengasuh Pondok Pesantren Ndolo Kusumo di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati berinisial A alias Ashari atau Mbah Walid yang diduga mencabuli 50 santriwati dan menikahkan korban dengan santri lain belum ditahan meski telah ditetapkan sebagai tersangka pada 28 April 2026. Kapolresta Pati Kombes Jaka Wahyudi menyebut tersangka belum ditahan karena dinilai masih kooperatif.
Kombes Jaka mengatakan kabar tersangka kabur tidak benar karena yang bersangkutan bersama penasihat hukumnya masih berkomunikasi dengan penyidik. Kasus ini sebelumnya dilaporkan korban pada pertengahan 2024 dan sempat tidak berkembang hingga kembali diselidiki pada April 2026. Penetapan tersangka tanpa penahanan memicu kemarahan warga hingga menggeruduk Ponpes Ndolo Kusumo pada Sabtu (2/5/2026).
“Kabar dia kabur tidak benar. Tersangka dengan PH (penasihat hukumnya, red) sudah komunikasi dengan penyidik dan bersifat kooperatif,” kata Kombes Jaka dikonfirmasi, Senin (5/5).
Dalam penyidikan, polisi menyebut dugaan pencabulan terjadi berulang sejak 2020 hingga 2024 dengan korban mayoritas santriwati SMP. Modus pelaku diduga mengancam korban akan dikeluarkan dari pondok serta menikahkan santriwati yang hamil dengan santri lain untuk menutupi perbuatannya. Hingga kini kasus tetap diproses hukum meski baru lima korban yang melapor.













