Tanyaislamyuk – Malaysia menyatakan semakin dekat meraih status negara berpendapatan tinggi. Menteri Ekonomi Malaysia, Akmal Nasrullah Mohd Nasir, mengungkapkan negaranya kini hanya terpaut 7,1 persen dari ambang batas pendapatan tinggi yang ditetapkan Bank Dunia.
Pertumbuhan ekonomi Malaysia pada kuartal II 2026 mencapai 5,8 persen, dengan inflasi terkendali di level 1,9 persen dan tingkat pengangguran sebesar 3 persen.
Pada 2025, Pendapatan Nasional Bruto (GNI) per kapita Malaysia tercatat mencapai RM57.200 atau sekitar Rp252 juta, semakin mendekati ambang batas Bank Dunia sebesar US$14.375.
Meski optimistis segera menyandang status negara maju, pemerintah Malaysia menegaskan keberhasilan tidak hanya diukur dari angka ekonomi.
Peningkatan kualitas lapangan kerja, upah, dan daya beli masyarakat tetap menjadi fokus utama.
Di sisi lain, OECD mencatat 35,6 persen pekerja berpendidikan tinggi di Malaysia masih bekerja pada bidang yang tidak sesuai dengan keahliannya.












