Tanyaislamyuk – Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas), melontarkan pujian kepada Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan dalam sebuah acara. Menurutnya, Indonesia beruntung masih memiliki sosok Prabowo yang dinilai memahami persoalan mendasar bangsa dan memiliki keberanian mengambil langkah strategis.
Dalam pidatonya, Zulhas mengatakan bahwa selama puluhan tahun belum banyak pemimpin yang benar-benar memahami apa yang dibutuhkan Indonesia.
“Beruntung masih ada Pak Prabowo. Baru sekarang ada yang benar-benar paham Indonesia. Dua puluh tahun baru ada yang paham Indonesia,” ujar Zulhas dalam pidatonya.
Nilai Prabowo Punya Visi Jangka Panjang
Zulhas menilai berbagai kebijakan yang dijalankan pemerintahan Prabowo tidak hanya ditujukan untuk hasil jangka pendek, tetapi juga sebagai fondasi pembangunan Indonesia dalam beberapa dekade ke depan.
Ia menyebut sejumlah program pemerintah, termasuk penguatan ketahanan pangan, hilirisasi, koperasi, hingga pembangunan ekonomi desa sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian bangsa.
Prabowo: Hasil Kerja Pemerintah Baru Terlihat Bertahun-tahun Kemudian
Senada dengan pernyataan Zulhas, Presiden Prabowo sebelumnya juga meminta masyarakat agar tidak terburu-buru menilai hasil kerja pemerintah.
Menurut Prabowo, berbagai kebijakan strategis yang sedang dijalankan saat ini baru akan benar-benar terlihat manfaatnya dalam rentang waktu 10 hingga 20 tahun mendatang.
“Lihat 10 tahun lagi, 20 tahun lagi. Saudara akan lihat apa yang kita buat tahun ini,” kata Prabowo saat meresmikan program Koperasi Desa Merah Putih.
Pernyataan Tuai Beragam Tanggapan
Ucapan Zulhas yang menyebut Prabowo sebagai sosok yang baru benar-benar memahami Indonesia setelah sekitar 20 tahun menuai beragam respons di ruang publik.
Sebagian pihak menilai pernyataan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap arah kebijakan pemerintah saat ini. Di sisi lain, ada pula yang menganggapnya sebagai penilaian politik yang tentu terbuka untuk diperdebatkan.
Hingga kini, pemerintah terus menekankan bahwa berbagai program prioritas yang sedang dijalankan membutuhkan waktu agar dampaknya dapat dirasakan secara menyeluruh oleh masyarakat.












