Tanyaislamyuk – Potret kesederhanaan Ketua Umum Muhammadiyah, Prof. Haedar Nashir, terlihat tampil sederhana dalan keseharian, kini sedang ramai dibicarakan publik. Bukan karena pengawalan mewah atau fasilitas khusus, tapi justru karena tampil sederhana saat berada di transportasi umum dan ruang tunggu biasa.
Berasal dari kultur dan wasiat sang pendiri, KH Ahmad Dahlan: “Hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari hidup di Muhammadiyah.
Prinsip ini menjadi garis tegas yang memisahkan antara pengabdian dan pekerjaan:
Pimpinan & Pengurus: Dari tingkat Pusat hingga Ranting, mereka berkhidmat tanpa gaji. Bagi mereka, jabatan adalah ruang pengabdian sosial dan ladang ibadah, bukan tempat mencari nafkah.
Karyawan & Pegawai: Di sisi lain, Muhammadiyah tetap profesional. Guru, dosen, dokter, dan staf di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) tetap mendapatkan hak gaji profesional sesuai aturan.
Semoga kultur ikhlas ini terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi kita semua dalam berorganisasi dan bermasyarakat. Khidmat untuk umat, tulus untuk bangsa.













