Tanyaislamyuk – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut sebagian laporan dugaan keracunan massal dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai “sakit perut biasa” kembali viral dan memicu perdebatan publik.
Berdasarkan penelusuran, Pernyataan tersebut berasal dari rekaman pidato Prabowo pada November 2025 lalu, yang kembali ramai diperbincangkan di media sosial menyusul lonjakan kasus dugaan keracunan massal pada awal September 2026.
Dalam pandangan awal yang terekam, insiden tersebut dinilai selayaknya sakit perut atau keluhan pencernaan yang biasa dialami saat seseorang makan di luar atau di warung.
Meskipun menyebutnya sebagai hal yang kerap terjadi di masyarakat, pemerintah tetap memberikan penekanan keras agar pengelola dan satuan pelayanan tidak main-main dengan kualitas makanan.










