Tanyaislamyuk – Polemik dugaan kasus pencabulan terhadap santriwati di sebuah pondok pesantren di Pekalongan terus memanas. Setelah viral di media sosial dan ramai diberitakan berbagai media, pihak pondok dikabarkan meminta seluruh unggahan terkait kasus tersebut untuk diturunkan atau di-takedown.
Tak hanya itu, pihak pondok juga disebut meminta pihak-pihak yang memberitakan kasus tersebut agar menyampaikan permintaan maaf dan datang langsung atau sowan ke pondok pesantren.
Sebelumnya, publik dibuat geger dengan kabar adanya santriwati yang hamil hingga melahirkan tanpa kejelasan sosok ayah biologis. Kasus tersebut kemudian memicu dugaan adanya tindak asusila yang terjadi di lingkungan pondok pesantren.
Di tengah ramainya sorotan publik, beredar pula klarifikasi dari pihak orang tua santriwati yang menyebut peristiwa tersebut sebagai “takdir dari Yang Maha Kuasa”. Namun pernyataan itu justru memunculkan tanda tanya di kalangan masyarakat.
Sejumlah pihak menduga orang tua korban berada dalam tekanan sehingga tidak berani mengungkap kejadian yang sebenarnya secara terbuka.
Hingga kini, kasus tersebut masih menjadi perhatian publik dan terus didalami aparat kepolisian. Oknum kiai yang diduga terlibat juga dikabarkan telah ditetapkan sebagai tersangka.













