Tanyaislamyuk – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Kekeri, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, yang sempat menjadi proyek percontohan pertama di NTB, ternyata belum berjalan sesuai harapan. Gedung yang digunakan saat peresmian pada 2025 kini telah kembali difungsikan sebagai gudang mebel.
Kepala Desa Kekeri, Sulthan, menjelaskan bahwa bangunan tersebut sejak awal hanya dipinjam untuk kebutuhan seremonial peresmian yang dihadiri sejumlah pejabat pusat dan daerah, termasuk menteri dan gubernur.
Saat ini, pengurus KDMP menjalankan aktivitas usaha dari sebuah ruko sewaan. Beberapa usaha yang pernah dijalankan antara lain penyuplai kebutuhan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), penjualan gas elpiji subsidi, serta sembako. Dari berbagai unit usaha tersebut, yang masih aktif berjalan hingga kini adalah usaha penjualan sembako.
Pengurus KDMP, Zarna Istiqomah, mengatakan koperasi juga mendapat tambahan modal berupa pinjaman sembako senilai Rp25 juta dari Bank NTB Syariah yang harus dikembalikan sesuai ketentuan.
Meski dinilai memiliki tujuan mulia untuk memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian desa, keberadaan KDMP Desa Kekeri hingga kini masih menghadapi berbagai tantangan sehingga belum berkembang secara optimal seperti yang diharapkan.













