Tanyaislamyuk – Sebuah video yang menampilkan dua pria mengaku memiliki status HIV berbeda viral di media sosial.
Dalam video tersebut, salah satu pria mengaku HIV positif dan menjalani terapi antiretroviral (ARV), sementara lainnya mengaku HIV negatif dan menggunakan PrEP sebagai langkah pencegahan penularan HIV.
Keduanya menegaskan bahwa meski memiliki kondisi kesehatan yang berbeda, mereka tetap dapat menjalani kehidupan secara sehat dan berharap tidak mendapat perlakuan diskriminatif.
Video tersebut kemudian mendapat respons dari Ustaz Jakarsih yang mengkritik pesan yang disampaikan dalam konten tersebut.
Menurut Jakarsih, penggunaan ARV dan PREP menunjukkan adanya risiko kesehatan yang perlu menjadi perhatian serius masyarakat, terutama terkait upaya pencegahan penularan HIV.
Ia juga menyoroti penggunaan anggaran negara untuk program penanganan dan pencegahan HIV, serta mempertanyakan efektivitas edukasi terhadap kelompok yang dinilai memiliki perilaku berisiko.
Lebih lanjut, Jakarsih menilai persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan, tetapi juga menyangkut nilai sosial dan moral yang menurutnya perlu mendapat perhatian dalam kehidupan bermasyarakat.













